LAUNG TUHUP, LENTERAKALIMANTAN.NET–

 Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengambil langkah konkret dalam mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat melalui penyelenggaraan Pasar Murah 2026 di Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (29/10/2026). Di tengah dinamika harga pangan nasional, kegiatan yang diinisiasi langsung oleh bupati ini berubah menjadi momen emosional ketika kepala daerah turun tangan memborong seluruh sisa stok sembako dan membagikannya secara cuma-cuma kepada warga.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, S.E. Hadir pula dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Roy Chahyadi, S.STP., M.Si., Camat Laung Tuhup, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimcam), serta ratusan warga yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Dalam arahannya, Bupati Heriyus menegaskan intervensi pasar melalui pasar murah bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan instrumen kebijakan ekonomi daerah untuk melindungi kesejahteraan rakyat secara langsung.

“Ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bentuk nyata kepedulian kami agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Langkah ini sekaligus mendukung upaya pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga di daerah,” ujar Heriyus, S.E., menegaskan komitmen pemerintahannya.

Melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Pemkab Murung Raya menyalurkan komoditas pangan esensial bersubsidi yang dipatok jauh di bawah harga pasaran normal. Komoditas yang disiapkan meliputi:

  • Beras premium

  • Gula pasir

  • Minyak goreng

  • Telur ayam

  • Gas LPG 3 kilogram

Paket kebutuhan pokok ini disiapkan secara khusus untuk menekan beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah di wilayah Laung Tuhup.

Antusiasme tinggi dari ratusan warga yang hadir memicu aksi spontan dari orang nomor satu di Murung Raya. Tergerak oleh kondisi di lapangan, Bupati Heriyus bersama Ketua TP-PKK Warnita Heriyus mengambil langkah kemanusiaan dengan merogoh kocek pribadi untuk memborong seluruh sisa stok bahan pokok bersubsidi yang belum sempat terjual.

Seluruh sembako tersebut kemudian dibagikan secara gratis kepada warga yang masih mengantre. Suasana yang semula berupa transaksi jual-beli mendadak berubah menjadi haru dan penuh kehangatan, diiringi tepuk tangan meriah dari masyarakat.

“Masyarakat Laung Tuhup sangat luar biasa. Kami ingin memastikan semua yang hadir hari ini pulang dengan membawa bahan pokok untuk keluarganya. Ini rezeki bersama,” tutur Heriyus di hadapan warga yang menyambutnya dengan senyuman hangat.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati berpesan agar warga senantiasa memanfaatkan program intervensi pemerintah ini secara tertib dan bijak sesuai kebutuhan. Langkah ini dinilai penting agar distribusi manfaat dapat merata sekaligus memastikan keberlanjutan program pengendalian inflasi daerah ke depan.

Melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan aksi langsung di lapangan, Pemkab Murung Raya terus memperkuat fondasi ketahanan pangan lokal demi mewujudkan visi besar: Murung Raya Hebat, Rakyat Sejahtera.

(Muslim)