MURUNG RAYA, LenteraKalimantan.net — Rudini, S.Pd., guru dari SMPN 2 Sumber Barito, Kabupaten Murung Raya, resmi bertolak sebagai utusan Kafilah KORPRI Provinsi Kalimantan Tengah dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KORPRI Nasional Ke-VIII di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 23–30 Agustus 2026. Penunjukan ini menegaskan peran tenaga pendidik daerah yang tidak hanya berdedikasi di ruang kelas, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional pada bidang keagamaan.

Kepastian keberangkatan Rudini mengalir bersama apresiasi luas dari pimpinan daerah hingga warga setempat. Tenaga pendidik dari kawasan pesisir Murung Raya ini dipandang menjadi representasi penguatan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berimbang antara profesionalisme akademik dan kedalaman rohani.

Menanggapi amanah tersebut, Rudini menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi seluruh pihak yang mendukung langkahnya menuju arena nasional.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Pemerintah Daerah, baik Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah ini,” kata Rudini.

Ia menyadari bahwa perjuangan di ajang tingkat nasional memerlukan dukungan moral dari daerah asalnya. Oleh karena itu, ia secara terbuka memohon doa dari seluruh warga Kalimantan Tengah, khususnya Murung Raya, agar dapat memberikan yang terbaik.

“Mohon doa restu dari seluruh masyarakat Murung Raya. Semoga saya dapat menjalankan tugas dengan baik, tampil maksimal, dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” ujarnya, Rabu (19/8)

MTQ KORPRI Nasional VIII tahun ini mengusung tema “Tilawah Berkah, Ukir Prestasi, Junjung Tinggi Persatuan KORPRI untuk Indonesia Maju”. Selain sebagai panggung kompetisi antar-ASN se-Indonesia, ajang bergengsi ini dirancang sebagai sarana pembinaan rohani, penguatan nilai religius, dan perekat persatuan di lingkungan Korps Pegawai Republik Indonesia.

Keikutsertaan pahlawan tanpa tanda jasa dari Sumber Barito ini diharapkan menjadi katalis motivasi bagi segenap ASN dan tenaga pendidik di Murung Raya. Pencapaian Rudini membuktikan bahwa pola pembinaan keagamaan di lingkungan pendidikan daerah mampu mencetak kader-kader unggul yang kompetitif di level nasional.

(Muslim)