Barito KualaLENTERAKALIMANTAN.NET-

Politeknik Hasnur (Polihasnur) resmi membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Barito Kuala, Sabtu, 19 September 2026. Mengusung tema “BATULAK – Dari Banua, Berkarya untuk Negeri”, perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Yayasan Hasnur Centre ini memamerkan deretan karya inovasi terapan berbasis proyek (Project Based Learning) mahasiswa dari tujuh program studi sebagai standar pembelajaran kampus.

Berbagai inovasi yang dipamerkan meliputi Agrotech IoT Jamur Tiram, solusi digital Hiyung Hub, JARSA, platform finansial FinMo, Pyropalm, rekayasa multimedia TRM Project, hingga pengembangan otomotif Polihasnur Garage. Unjuk karya ini menegaskan fokus Polihasnur sebagai Technopreneur Campus yang menyiapkan lulusan siap kerja sekaligus pencetak lapangan kerja baru.

Partnership Mentor & Consultant Polihasnur, Hairansyah, menegaskan pentingnya kedudukan pendidikan vokasi dalam menjawab kebutuhan industri masa depan melalui keterhubungan (link and match) yang presisi.

“Pendidikan vokasi bukan pendidikan kelas dua, melainkan solusi kebutuhan masa depan,” kata Hairansyah dalam keterangannya, Sabtu, 19 September 2026. “Generasi vokasi harus dibekali kompetensi, karakter, dan kemampuan beradaptasi. Jangan hanya menjadi pencari kerja atau pengguna teknologi, jadilah job creator dan technopreneur.”

Direktur Politeknik Hasnur, Tesdik Prigel Kaloka, menambahkan bahwa penguatan karakter mahasiswa selama perkuliahan menjadi fondasi utama dalam mendukung pencapaian target Indonesia Emas 2045. Menurut dia, kualitas personal mahasiswa akan membentuk standar wilayah hingga mencerminkan kualitas bangsa.

“Luluslah dari Politeknik Hasnur dengan kualitas diri yang jauh lebih baik daripada ketika pertama kali masuk,” ujar Tesdik.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh jajaran pimpinan institusi, Yayasan Hasnur Centre, serta pejabat daerah. Pada kesempatan yang sama, kampus menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru dari tujuh program studi. Beasiswa tersebut disalurkan melalui kemitraan dengan LLDIKTI Wilayah XI, Yayasan Hasnur Centre, Hasnur Group, UPZ Bakti Bersama, dan Pemerintah Daerah.

Acara dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta serta penampilan seni budaya Kalimantan Selatan, seperti Tari Putri Mandau oleh UKM Sanggar Seni Harmoni dan seni tutur Madihin oleh Abdul Halim Am.

Sejumlah pejabat daerah dan pemangku kepentingan turut hadir dalam perhelatan ini, di antaranya Bupati Balangan Abdul Hadi, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Sekretaris Umum Yayasan Hasnur Centre Nina Richi Tresy Putri, Asisten 3 Setda Barito Kuala Mety Monita, serta Ketua Tim Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah XI Denny Lazuardy.

(Yudha)