MURUNG RAYA – LENTERAKALIMANTAN.NET-
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menurunkan kecepatan berkendara selama musim kemarau. Langkah ini dinilai mendesak guna meminimalisir kepulan debu jalanan yang kini mulai mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan pelaku usaha di pinggir jalan.
Kondisi jalan yang kering memicu polusi debu yang masif setiap kali kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi. Rumiadi menyoroti bahwa pemukiman warga, warung makan, dan area sekitar sekolah menjadi zona yang paling rentan terdampak.
“Oleh karena itu kami mengharapkan adanya toleransi yang tinggi dari pengguna jalan, terutama di dalam wilayah Kota dan saat melintas desa serta pemukiman warga,” ujar Rumiadi saat memberikan keterangan, Jumat (17/7).
Menurut Rumiadi, kepulan debu yang tebal tidak hanya mengganggu jarak pandang dan kenyamanan lalu lintas, tetapi juga membawa risiko penyakit saluran pernapasan bagi warga yang beraktivitas di sekitar bahu jalan. Jika para pengendara tetap melaju kencang tanpa memedulikan kondisi sekitar, dampak buruk kesehatan dipastikan akan meningkat, khususnya bagi anak-anak yang rentan dan pelaku usaha kecil.
Melalui imbauan ini, politikus Murung Raya tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan empati bersama di jalan raya. Menurunkan laju kendaraan dianggap sebagai bentuk kepedulian nyata yang sederhana namun berdampak besar.
“Kehati-hatian kecil dari kita semua akan sangat membantu menjaga kesehatan masyarakat dan menciptakan lalu lintas yang lebih aman,” kata Rumiadi memungkasi pernyataannya.












