BARITO UTARA — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Pelarian tanpa arah Pasangan Suami Istri (Pasutri) Bibil dan Siti di belantara pedalaman Kalimantan Tengah berakhir lega. Warga Desa Luwe yang sempat dilaporkan hilang misterius saat memancing di anak sungai terpencil tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat walafiat di kawasan hulu Sungai Pujung, Kabupaten Barito Utara.
Keberadaan pasutri yang sempat memicu spekulasi dan viral di media sosial ini pertama kali terdeteksi oleh Reja, seorang pekerja kayu lokal. Reja yang tengah beraktivitas di sekitar hulu sungai tak sengaja menemukan Bibil dan Siti yang telah tersasar cukup jauh dari pemukiman warga.
Anggota TNI AD yang terlibat langsung dalam Tim Gabungan Pencarian, Carli, mengonfirmasi kabar ditemukannya pasangan tersebut.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Suami Bibil dan istri Siti sudah ditemukan dengan selamat oleh saudara Reja di hulu Sungai Pujung. Kondisi keduanya sehat wal afiat,” kata Carli saat memberikan keterangan, mengakhiri kekhawatiran warga yang merebak dalam beberapa hari terakhir.
Penemuan ini menjadi titik terang dari operasi SAR yang melibatkan personel gabungan dari TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemerintah Desa, hingga swadaya masyarakat setempat. Sejak laporan kehilangan diterima, tim menyisir rute aliran sungai dan membelah rimbunnya hutan pedalaman tanpa henti.
Sinergi dan gotong royong antar-instansi serta warga dinilai menjadi kunci utama keberhasilan evakuasi di medan yang dinilai tidak mudah tersebut.
“Melalui berita bahagia ini juga diharapkan agar bisa diinformasikan kepada warga dimanapun berada untuk mengurangi rasa khawatir dan melegakan hati kita semua,” ujar Carli.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas semua pihak yang terlibat, baik melalui dukungan personel, logistik, hingga doa yang mengalir dari masyarakat luas selama proses pencarian berlangsung.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI/Polri, BPBD, Pemerintah Desa, dan seluruh masyarakat yang telah membantu, mendoakan, dan mendukung. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita,” tutur Carli.
Isak tangis haru menyambut kedatangan Bibil dan Siti saat tiba di kediamannya di Desa Luwe. Puluhan warga tumpah ruah memadati rumah korban untuk menyaksikan secara langsung momen kembalinya pasutri tersebut ke pelukan keluarga dan buah hati mereka.
(Muslim)


