‎BANJARBARU, LENTERAKALIMANTAN.NET — Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar aksi penanaman pohon dan aksi lingkungan berkonsep Green Policing di kawasan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Kota Banjarbaru, Jumat pagi, 30 Oktober 2026. Aksi nyata penghijauan ini digelar serentak mulai pukul 07.00 WITA sebagai bagian dari akselerasi Program 100 Hari Kerja Kapolri.
‎
‎Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, dengan didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Noviar serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel. Kehadiran seluruh unsur pimpinan kepolisian daerah sejak pagi hari menegaskan soliditas dan keseriusan Polda Kalsel dalam mengawal program prioritas pimpinan Polri berbasis kemasyarakatan.
‎
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Nur Khamid, yang mewakili Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan Green Policing merupakan wujud transformasi pemolisian modern yang tidak lagi sebatas ranah penegakan hukum konvensional, melainkan juga berwawasan lingkungan.
‎
‎”Melalui program Green Policing ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama menjaga lingkungan merupakan bagian dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Nur Khamid di Banjarbaru, Jumat, 30 Oktober 2026.
‎
‎Menurut Nur Khamid, kegiatan ini disengaja mengambil lokasi di kawasan rumah ibadah ikonik Kalimantan Selatan agar dampaknya terasa langsung oleh masyarakat luas.
‎
‎”Lingkungan yang asri, bersih, dan hijau di sekitar tempat ibadah ikonik seperti Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi umat serta menjadi contoh bagi daerah lain,” tuturnya.
‎
Program Green Policing diproyeksikan menjadi langkah berkelanjutan Polda Kalsel dalam mendekatkan pelayanan Polri kepada masyarakat melalui pendekatan ekologis. Selain mendukung keberlanjutan fungsi ekosistem, langkah ini diharapkan mampu mewujudkan postur Polri yang responsif, adaptif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di Kalimantan Selatan.