
PURUK CAHU, LENTERAKALIMANTAN.NET —
Aksi pengadangan bersenjata tajam meneror warga Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion abu-abu toska tanpa pelat nomor menjadi korban penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Bahitom, tepat di depan minimarket Indomaret Bahitom, Puruk Cahu, Senin, 14 September 2026.
Korban yang mengalami luka-luka kini tengah menjalani perawatan medis intensif di RSUD Puruk Cahu.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi kejadian, peristiwa memencekam itu bermula saat korban tengah melintas di kawasan tersebut. Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal muncul dan langsung mengadang laju kendaraan korban sembari mengacungkan senjata tajam jenis parang.
Demi menghindari sabetan senjata tajam pelaku, korban reflex membanting stang kendaraannya hingga membentur bahu jalan dan terlempar ke semak-semak. Sepeda motor korban ditemukan warga dalam posisi miring di area rerumputan dengan kondisi bodi yang relatif utuh.
Warga sekitar yang menyaksikan insiden tersebut langsung berhamburan memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Peristiwa ini mendadak viral usai diunggah oleh akun Facebook Ochie Swis Tiyani hingga memicu keresahan publik di grup jejaring sosial Info Murung Raya Terkini.
Menanggapi insiden tersebut, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Puruk Cahu bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga dengan menerjunkan tim penyidik ke lokasi kejadian.
“Personel sudah diturunkan ke lapangan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumah saksi mata,” ujar perwakilan pihak kepolisian dalam keterangannya, Senin, 14 September 2026.
Selain mengumpulkan bukti lapangan, polisi fokus menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar Indomaret Bahitom untuk memetakan identitas dan arah pelarian pelaku. Hingga saat ini, identitas resmi korban maupun pelaku, serta motif di balik pengadangan tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam.
Pihak kepolisian menegaskan agar masyarakat tetap tenang dan tidak memicu kepanikan dengan menyebarkan spekulasi liar di media sosial.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat. Bagi warga yang memiliki informasi tambahan, rekaman video, atau mengenali ciri kendaraan korban, kami minta untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat guna membantu percepatan penyidikan,” imbau pihak kepolisian.
Saat ini, barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion telah diamankan. Kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di sekitar lokasi kejadian telah kembali aman dan kondusif di bawah pengawasan aparat. (muslim)

