
BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan bersama Pusdokkes Polri mengonfirmasi enam jenazah korban kecelakaan laut kapal Virgo Transport 8 berhasil teridentifikasi hingga Selasa malam, 15 September 2026. Sementara itu, tim SAR gabungan masih bergerak menyisir perairan untuk mencari korban yang belum ditemukan.
“Kami dari Polda Kalsel mengucapkan belasungkawa atas terjadinya kecelakaan laut ini. Tim gabungan masih terus bekerja di lapangan untuk melakukan pencarian,” kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Nur Khamid saat konferensi pers di Aula Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Selasa malam.
Proses identifikasi berjalan cepat lantaran fisik para korban masih dalam kondisi relatif baik. Kabid DVI Pusdokkes Polri Kombes Wahyu Hidajati Dwi Palupi mengoperasikan pencocokan data sidik jari langsung dengan sistem kependudukan. Meski demikian, kepolisian mendesak pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melengkapi data sekunder.
“Kami mengimbau keluarga korban untuk segera melapor ke posko Antemortem terdekat—baik di Polda Kalsel, Polda Jatim, Polda Jabar, maupun Rumah Sakit Bhayangkara setempat—guna pengumpulan data dan sampel DNA pembanding,” ujar Wahyu.
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Muchammad Sofwan merinci, satu korban atas nama Reynar Fausta Yosilianto (22) asal Malang, Jawa Timur, telah dipulangkan dan dimakamkan keluarga sejak Senin, 14 September 2026.
Adapun lima jenazah lain yang berhasil diidentifikasi pada Selasa, 15 September 2026, yaitu:
-
Nurul Rizal Hidayat (33) | Laki-laki, Pamekasan (Jawa Timur) — Teridentifikasi via sidik jari & medis.
-
Deni Rizal Saputra (29) | Laki-laki, Kabupaten Kediri (Jawa Timur) — Teridentifikasi via sidik jari, medis, & properti.
-
Imam Suparno (66) | Laki-laki, Surabaya (Jawa Timur) — Teridentifikasi via sidik jari, medis, & properti.
-
Erik Maosul Latif (37) | Laki-laki, Garut (Jawa Barat) — Teridentifikasi via sidik jari & medis.
-
Risan Kurnia Putra (28) | Laki-laki, Garut (Jawa Barat) — Teridentifikasi via sidik jari & medis.
Di luar korban jiwa, musibah ini mengakibatkan 21 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban selamat telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan terdekat, antara lain RSUD Ulin, RS TPT, dan RS AU Banjarmasin. Sebagian di antaranya dilaporkan telah membaik dan diperbolehkan pulang.
Pihak Jasa Raharja memastikan jaminan perlindungan bagi seluruh korban. Ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan pokok Rp50 juta ditambah extra cover Rp20 juta (total Rp70 juta). Sedangkan untuk korban luka-luka, Jasa Raharja menanggung biaya perawatan medis maksimal hingga Rp30 juta.
Perwakilan manajemen kapal Virgo Transport 8 menyatakan komitmen penuh untuk menanggung seluruh biaya operasional akomodasi keluarga serta proses pengiriman jenazah hingga sampai ke rumah duka masing-masing.
Operasi penyisiran dan evakuasi di perairan terdampak hingga kini terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, BPBD, Kementerian Perhubungan, dan Polda Kalsel.

