PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) bukan sekadar masalah keberanian berdiri di hadapan audiens, melainkan seni menyampaikan gagasan secara terstruktur, jelas, dan persuasif. Penegasan ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, saat menjadi pemateri utama dalam pelatihan yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Nonformal Butterfly di Puruk Cahu, Rabu (30/9/2026).

Di hadapan para peserta, legislator perempuan Murung Raya tersebut mengupas tuntas materi bertajuk “The Power of Public Speaking”. Ia menyoroti pentingnya penguasaan komunikasi publik sebagai keterampilan kunci (key skill) untuk meningkatkan daya saing individu di era modern.

“Public speaking adalah modal penting. Baik di dunia pendidikan, organisasi, dunia kerja, maupun di kehidupan bermasyarakat, kemampuan komunikasi yang baik akan menentukan bagaimana ide kita diterima,” tegas Dina Maulidah saat memaparkan strateginya mengelola rasa gugup dan membangun interaksi positif dengan pendengar.

Dina menambahkan, esensi utama komunikasi publik terletak pada dampak pesan yang disampaikan. Seseorang yang menguasai teknik komunikasi tidak hanya dituntut mampu berbicara, tetapi juga harus sanggup memengaruhi, menginspirasi, serta membangun jaringan hubungan (networking) yang luas untuk menunjang masa depan.

Pelatihan yang digelar LPP Nonformal Butterfly ini dirancang sebagai ruang pembekalan praktis bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda, dalam mengasah potensi diri. Melalui simulasi dan pemaparan materi sistematis, para peserta dibimbing untuk memangkas rasa canggung, menyusun jalan pikiran secara runut, serta menyampaikan pendapat secara berani dan persuasif di ruang publik.

(Muslim)