
KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan merilis laporan perkembangan transportasi udara dan laut periode September 2026. Data BPS mencatat jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat melalui seluruh bandara di Kalsel mencapai 111.510 orang, terkoreksi tipis 1,26 persen dibanding Agustus 2026 yang menampung 112.935 orang.
Statistisi Ahli Utama BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, menjelaskan bahwa jika dibandingkan secara tahunan (year-on-year), angka keberangkatan udara ini turun 6,18 persen dibanding September 2025. Secara akumulatif sejak Januari hingga September 2026, total penumpang berangkat tercatat 1.017.389 orang.
“Jumlah penumpang yang datang melalui bandara di Provinsi Kalimantan Selatan pada September 2026 tercatat sebanyak 110.235 orang, turun 3,15 persen dibandingkan Agustus 2026 yang sebanyak 113.825 orang,” papar Mukhanif, Banjarbaru, Kamis (5/11/2026).
Mayoritas aktivitas keberangkatan udara terpusat di Bandara Syamsudin Noor yang melayani 109.702 penumpang (turun 1,12 persen dari Agustus), disusul Bandara Gusti Syamsir Alam sebanyak 270 penumpang.
Berbeda dengan pergerakan penumpang, volume logistik udara dari Kalsel justru menunjukkan tren positif. Jumlah barang yang dimuat melalui angkutan udara pada September 2026 menembus 471.057 kilogram, melambung 6,76 persen dibanding Agustus 2026 serta naik 12,10 persen dibanding September 2025.
Sementara itu pada moda transportasi laut antarpulau, penumpang berangkat tercatat sebanyak 20.432 orang. Meski turun tipis 1,38 persen dibanding bulan sebelumnya, angka ini mengalami lonjakan signifikan sebesar 29,57 persen jika disandingkan dengan periode September 2025(mckalsel/lnk).

