
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Suasana Masjid Agung Al-Istiqlal, Puruk Cahu, mendadak bergemuruh dalam keheningan haru pada Jumat (6/11/2026). Puluhan pasang mata berbinar basah, diiringi pelukan erat keluarga yang melepas keberangkatan puluhan jemaah umrah asal Kabupaten Murung Raya menuju Tanah Suci.
Pelepasan yang sarat kekeluargaan ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran forum koordinasi pimpinan daerah, tetapi juga menjadi momentum refleksi spiritual bagi masyarakat Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang hadir langsung di lokasi, memimpin pelepasan dengan memberikan pesan mendalam kepada para tamu Allah. Ia mengingatkan agar para jemaah senantiasa meluruskan niat dan menjaga stamina fisik selama menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.
“Umrah adalah perjalanan hati, perjalanan untuk membersihkan jiwa, dan perjalanan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Rahmanto di hadapan para jemaah.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, menyampaikan doa tulus agar seluruh prosesi ibadah jemaah berjalan tanpa kendala berarti. Ia memanjatkan harapan agar Allah SWT senantiasa memudahkan setiap langkah, menjaga kesehatan, hingga memulangkan para jemaah ke Tanah Air dengan predikat umrah yang mabrur.
Tidak hanya mendoakan, Dina juga menitipkan pesan penting mengenai marwah daerah. Ia berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga kesantunan dan akhlakul karimah selama berada di tanah rantau.
“Setiap jemaah membawa nama baik Murung Raya. Setiap senyum, setiap tutur kata, dan setiap akhlaknya adalah cerminan dari masyarakat Bumi Tana Malai Tolung Lingu,” tegas Dina.
Pelepasan jemaah umrah ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Murung Raya, Maslan, memperkuat sinergi lintas sektoral dalam pelayanan umat beragama di daerah.
Di bawah naungan semangat Tira Tangka Balang, prosesi keberangkatan ini menjelma menjadi simbol kerukunan umat yang harmonis tanpa sekat. Isak tangis bahagia mewarnai detik-detik terakhir saat jemaah bersalaman dan berpelukan dengan sanak saudara, melepas kerinduan panjang untuk bertamu ke Baitullah.
Kini, langkah demi langkah para jemaah telah dimulai. Doa dari tanah Murung Raya mengiringi kepulangan mereka kelak dalam keadaan selamat, membawa keberkahan bagi diri, keluarga, dan daerah.
(Muslim)

