TANAH BUMBU, LENTERAKALIMANTAN.NET

Kepolisian Resor (Polres) Tanah Bumbu merapatkan barisan bersama jajaran tokoh lintas agama untuk memperkuat deteksi dini dan mencegah potensi konflik sosial di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Langkah preventif ini diwujudkan melalui agenda silaturahmi dan dialog kebangsaan antara jajaran Polres Tanah Bumbu dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta Kementerian Agama setempat pada pekan ini.

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Novy Adi Wibowo, menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak bisa hanya dibebankan pada pundak aparat kepolisian. Sinergi lintas sektor—terutama peran sentral para tokoh agama—menjadi fondasi utama dalam merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Tanah Bumbu.

“Sinergi antara Polri, FKUB, Kementerian Agama, dan seluruh tokoh agama memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Novy, Rabu (29/7).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, AKBP Novy Adi Wibowo hadir didampingi Wakapolres Kompol Apriyansa Sinatra beserta Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Bumbu. Pertemuan ini melibat secara aktif para perwakilan dan pimpinan umat Islam, Kristen, Hindu, hingga Buddha.

Turut hadir dalam forum tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu H. Khairun Noor serta Ketua FKUB Tanah Bumbu Ustadz Fahriansyah.

Pihak kepolisian menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang berkesinambungan. Dengan saluran komunikasi yang terbuka, potensi gesekan sekecil apa pun di tingkat akar rumput dapat dideteksi dan diselesaikan secara damai sebelum membesar menjadi konfrontasi terbuka.

Melalui konsolidasi ini, Polres Tanah Bumbu dan FKUB sepakat untuk membentuk pola kerja sama berkelanjutan. Tidak hanya sekadar pertemuan formal, kolaborasi ini diproyeksikan menjadi wadah mitigasi krisis sosial dan penguat keharmonisan antarumat beragama di Tanah Bumbu.

“Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat dan kolaborasi yang berkesinambungan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, mencegah potensi konflik sosial, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Tanah Bumbu yang aman, damai, dan harmonis,” pungkas Novy.

@novy_adi_nathaniel

Bagikan: