BANJARBARU, LenteraKalimantan.net — Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menegaskan pentingnya memberikan ruang partisipasi aktif bagi anak-anak dalam setiap proses pembangunan. Menurutnya, anak-anak tidak boleh sekadar menjadi penonton atau objek formalitas, melainkan harus didengar dan dihargai aspirasinya sejak dini.

Pernyataan tersebut disampaikan Fathul Jannah di sela puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Provinsi Kalsel yang berlangsung di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis, 23 Juli 2026.

“Anak-anak harus diberi ruang untuk berbicara, didengar, dan dihargai. Mereka bukan hanya penerus masa depan, tetapi juga bagian dari pembangunan hari ini,” ujar Fathul Jannah saat mendampingi Gubernur Kalsel H. Muhidin dalam acara bertema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” tersebut.

Guna memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak, Fathul Jannah turut meresmikan Taman Asuh Ramah Anak (TARA) Nurul Muhibbin yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Fasilitas ini dihadirkan sebagai simbol dorongan atas terciptanya lingkungan pengasuhan yang aman, nyaman, dan holistik bagi tumbuh kembang anak di Banua.

Selain peresmian fasilitas pengasuhan, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis untuk menunjang gizi dan pendidikan anak. Bantuan yang disalurkan meliputi:

  • Paket suplemen gizi (olahan ikan, daging ayam, telur, dan buah-buahan) serta paket kesehatan gigi.

  • Perlengkapan sekolah (tas dan alat tulis) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Kalsel.

Peringatan HAN ke-42 Kalsel ini dirancang menonjolkan kepemimpinan dan partisipasi anak. Rangkaian acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh As’ad dan Fatmawati dari Panti Fajar Harapan, dilanjutkan dengan doa lintas agama, serta penyampaian Suara Anak Daerah oleh siswa Sekolah Rakyat Banjarbaru.

Suasana interaktif kian terasa pada sesi Kids Take Over yang dipimpin oleh Aisyah Kayla Azzahra—cucu dari Gubernur H. Muhidin—yang membacakan beragam cita-cita serta aspirasi profesi impian anak-anak Kalsel di hadapan jajaran pejabat daerah.

Keberanian anak-anak tampil di panggung publik diuji secara menyenangkan lewat kuis interaktif yang dipandu langsung oleh Fathul Jannah dan Gubernur H. Muhidin. Pembagian hadiah berupa sepeda bagi anak-anak yang berani menjawab pertanyaan menjadi stimulus untuk membangun rasa percaya diri dan keberanian berpendapat.

Fathul Jannah berharap momentum Peringatan HAN 2026 ini menjadi pengingat kolektif bagi pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat untuk berkolaborasi menciptakan lingkungan Kalimantan Selatan yang inklusif dan aman.

“Harapannya, semakin banyak pihak yang bersama-sama menciptakan Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang benar-benar ramah anak, di mana setiap anak dapat tumbuh dengan bahagia, terlindungi, dan berani meraih cita-citanya,” pungkasnya.

(Adpim/lnk)

Bagikan: