BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET-

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin mengambil langkah terobosan dalam menangani persoalan sosial daerah. Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Polresta Banjarmasin mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperluas akses lapangan kerja dan mendongkrak kesejahteraan warga Kota Seribu Sungai.

Langkah strategis tersebut dipaparkan langsung dalam agenda penyampaian pelaksanaan program Kapolri di Aula Mathilda Polresta Banjarmasin pada Kamis (15/10/2026). Pertemuan ini menghadirkan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para pimpinan hotel se-Kota Banjarmasin, pimpinan perusahaan swasta, hingga personel Bhabinkamtibmas.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan program Poliran dirancang bukan sebagai agenda koordinasi formal atau kegiatan seremonial semata, melainkan wujud tanggung jawab moral kepolisian dalam menjawab krisis lapangan kerja.

“Program ini bukan sekadar agenda koordinasi atau kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membantu masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,” tegas Kombes Pol Riza Muttaqin.

Ia menambahkan, program ini ditargetkan mampu memberikan hasil konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pencari kerja di Banjarmasin.

Dalam skema ini, Polri menempatkan diri sebagai penggerak kolaborasi (collaborative hub). Peran tersebut diwujudkan dengan membangun komunikasi, memetakan persoalan ketenagakerjaan di tingkat akar rumput, serta menjembatani pencari kerja dengan pihak penyedia lapangan kerja.

Guna memastikan efektivitas program di lapangan, Polresta Banjarmasin menyiapkan sejumlah tahapan teknis, meliputi:

  • Pendataan Pencari Kerja: Menginventarisasi data warga yang belum bekerja melalui jaringan Bhabinkamtibmas.

  • Identifikasi Keterampilan: Memetakan potensi keahlian serta kebutuhan pelatihan calon tenaga kerja.

  • Informasi Lowongan Kerja Terverifikasi: Menyaring dan menyalurkan informasi kesempatan kerja yang valid.

  • Fasilitasi Hubungan Kerja: Mempertemukan pencari kerja langsung dengan perusahaan maupun lembaga pelatihan keterampilan.

Melalui sinergi erat bersama Pemerintah Kota Banjarmasin, pelaku dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, Polresta Banjarmasin optimistis program Poliran mampu membuka keran peluang kerja yang lebih luas. Kehadiran korps baju cokelat ini diharapkan tidak hanya menciptakan rasa aman dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian terdepan dari solusi persoalan sosial-ekonomi masyarakat.