
KALSEL LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Sosialisasi Pengawakan Kapal Perikanan dan Keselamatan Berlayar di Pelabuhan Perikanan Kotabaru. Agenda edukasi lapangan ini difokuskan untuk mengikis risiko kecelakaan laut sekaligus menumbuhkan budaya sadar keselamatan bagi para nelayan pesisir Banua.
Melalui forum ini, para pelaku usaha tangkap dan awak kapal mendapatkan bimbingan komprehensif mengenai regulasi kualifikasi pengawakan, kelengkapan dokumen legalitas armada, pemenuhan alat keselamatan darurat, hingga prosedur penanganan kendala teknis saat melaut.
Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, menggarisbawahi pentingnya pemenuhan standar prosedur keselamatan sebagai syarat mutlak sebelum perahu maupun kapal perikanan dilepas berlayar.
“Keselamatan nelayan harus menjadi prioritas. Kami ingin para nelayan memahami bahwa sebelum melaut, berbagai persyaratan dan perlengkapan keselamatan harus dipastikan terpenuhi. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut serta melindungi keselamatan seluruh awak kapal,” tegas Rusdi Hartono, Sabtu (7/11/2026).
Rusdi menambahkan bahwa penegakan standar keselamatan wajib dipahami secara menyeluruh oleh nakhoda hingga seluruh ABK tanpa terkecuali. Program pendampingan keselamatan berlayar di kawasan Pelabuhan Perikanan Kotabaru ini disiapkeluarkan secara konsisten guna menjamin keamanan kerja, perlindungan jiwa nelayan, serta kelancaran aktivitas ekonomi sektor perikanan tangkap di Kalimantan Selatan(mckalsel/lnk).

