PERMATA INTANLENTERAKALIMANTAN.NET-

Akses jalan dan jembatan yang rusak parah di Desa Tumbang Salio, Kecamatan Permata Intan, terus mencekik urat nadi perekonomian warga. Keluhan mendasar ini mengemuka saat Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, menggelar Reses Perseorangan Masa Sidang III Tahun 2026 pada Rabu, 23 September 2026.

Dalam tatap muka langsung tersebut, warga mendesak pemerintah daerah segera membenahkan infrastruktur yang kian memprihatinkan, disamping membenahi kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang dinilai belum optimal.

Johansyah, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya dari Fraksi PPP, menegaskan perbaikan infrastruktur konektivitas menjadi prioritas mutlak demi memutus isolasi ekonomi warga lokal.

“Banyak hal yang kami catat, terutama pembenahan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai faktor utama pendorong laju perekonomian, serta penunjang kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan,” ujar Johansyah di hadapan konstituennya.

Legislator dari daerah pemilihan tersebut berjanji akan mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar dapat masuk ke dalam skema prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Alhamdulillah, saya dapat kembali bersilaturahmi sekaligus menyimak dan menampung langsung aspirasi masyarakat Desa Tumbang Salio. Semoga usulan ini segera terealisasi sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan lintas sektor agar realisasi program pembangunan di wilayah terpencil tidak salah sasaran.

“Saya mohon dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini terlaksana tepat sasaran dan membawa manfaat nyata bagi warga. Aamiin,” kata Johansyah menutupi resesnya.

(Muslim)