BANJARBARU LENTERAKALIMANTAN.NET

​Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi dengan mendorong peningkatan sertifikasi, kolaborasi, serta sinergi lintas sektor. Langkah ini ditujukan untuk memajukan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinakhodai oleh kaum perempuan di daerah.

​Ketua DPD IWAPI Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, menyampaikan keberadaan pengusaha perempuan memegang peranan krusial bagi perekonomian Banua, mengingat sekitar 50 persen pelaku UMKM di Kalimantan Selatan merupakan kaum perempuan.

​“Seperti kita tahu, 50 persen dari UMKM di Kalimantan Selatan adalah perempuan. Karena itu penting bagi kita untuk bisa berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar Shinta di Banjarbaru, Selasa (29/9/2026).

​Guna mengakselerasi kelas UMKM perempuan, IWAPI Kalsel membawa sejumlah usulan strategis dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda), di antaranya rencana pengembangan program Rumah Digital hasil kerja sama dengan Google pusat, fasilitasi penyediaan lahan pendukung ketahanan pangan, hingga usulan ruang pamer (display) produk UMKM gratis.

​“Kita bersama-sama dengan pemerintah ingin ada satu tempat display untuk UMKM yang tidak berbayar, sehingga bisa diberdayakan oleh para pengusaha perempuan. Kita harapkan hal ini disupport oleh pemerintah agar langkah-langkah yang kita tetapkan dalam Rakerda ini bisa menjadi lebih konkret dan aktual di lapangan,” pungkas Shinta(mckalsel/royyan).