PURUK CAHULENTERAKALIMANTAN.NET-

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat realisasi program prioritas pemerintah daerah agar benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Langkah ini diambil guna memastikan janji politik tidak menguap menjadi sekadar wacana.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Johansyah, S.E., M.I.P., menyoroti pentingnya pembuktian konkret di lapangan ketimbang sekadar narasi manis saat kampanye. Menurutnya, tuntutan warga di tingkat akar rumput pada dasarnya sangat rasional dan proporsional.

“Masyarakat kita itu ikhlas dan sabar. Mereka tidak meminta yang muluk-muluk. Mereka hanya ingin melihat janji itu menjadi jalan, menjadi pupuk, menjadi bantuan yang benar-benar sampai,” kata Johansyah saat menyampaikan pandangannya di Puruk Cahu.

Ia menambahkan kebutuhan mendasar warga Murung Raya berfokus pada eksekusi program sektor riil yang berdampak langsung pada kesejahteraan. Karena itu, koordinasi dan pengawasan terhadap sektor strategis seperti pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga program kesejahteraan sosial akan makin diperketat.

Guna memastikan penyaluran bantuan dan pembangunan infrastruktur berjalan adil dan tepat sasaran, Komisi II DPRD Murung Raya memetakan titik-titik krusial pengawasan:

  • Sektor Pertanian & Perkebunan: Mengawal ketersediaan pupuk subsider serta bantuan bibit agar diterima petani tanpa hambatan birokrasi.

  • Sektor Perdagangan & Ekonomi Warga: Memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok dan keberlanjutan akses pasar bagi pelaku usaha mikro.

  • Infrastruktur Dasar: Mendorong percepatan pembangunan akses jalan penghubung antar-desa untuk mempermudah distribusi hasil bumi.

Langkah tegas pengawasan ini ditempuh sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga legislatif dalam menjaga amanah konstituen di daerah pemilihan.

“Kepercayaan dari akar rumput adalah energi kami untuk terus maju. Bagi kami, satu langkah maju akan jauh lebih baik daripada harus mundur ke belakang,” tegas Johansyah.

(Muslim)