
PURUK CAHU, LENTERAKALIMANTAN.NET— Eskalasi konflik geopolitik yang makin memanas di kawasan Timur Tengah memicu kekhawatiran terhadap keselamatan warga negara Indonesia (WNI) di perantauan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, mengimbau seluruh jamaah haji, umrah, hingga Pekerja Migran Indonesia (PMI/TKI) asal daerah tersebut yang berada di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan.
Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menegaskan imbauan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral lembaga legislatif dalam memastikan keselamatan warganya di tengah situasi keamanan global yang dinamis di Mekkah dan Madinah.
“Kami mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah saat ini. Gencarnya isu peperangan antarnegara tentu menimbulkan kekhawatiran. Untuk itu, kami mengimbau seluruh jamaah haji, umrah, dan TKI asal Murung Raya di Arab Saudi agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti protokol keamanan yang ditetapkan pemerintah setempat maupun pemerintah Indonesia,” ujar Rumiadi saat memberikan keterangan di Puruk Cahu.
Rumiadi meminta para warga untuk tetap tenang, menjaga koordinasi, dan tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi atau berita bohong (hoaks) yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi aktif dengan perwakilan diplomatik RI di Arab Saudi.
“Pastikan tetap dalam situasi aman. Ikuti arahan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah, serta pembimbing ibadah masing-masing. Utamakan keselamatan diri dan jaga kekompakan sesama warga Indonesia di sana,” kata Rumiadi menegaskan.
Selain kepada warga di luar negeri, Rumiadi mengimbau pihak keluarga di Murung Raya untuk terus menjaga komunikasi intensif dengan kerabat mereka di Tanah Suci. Pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya berjanji akan terus memantau perkembangan situasi geopolitik di kawasan tersebut.
Ia juga mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlo) serta Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia untuk memberikan pembaruan informasi secara berkala dan menjamin perlindungan maksimal bagi seluruh WNI di Timur Tengah.
“Kami berharap seluruh warga kita yang berada di Tanah Suci, baik yang sedang beribadah maupun bekerja, senantiasa dalam perlindungan dan dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat,” tutur Rumiadi.

