
LAUNG Tuhup — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Suasana di salah satu titik permukiman Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, tampak berbeda dari biasanya, Selasa (3/11). Di bawah tenda sederhana dengan posisi duduk lesehan, Kapolsek Laung Tuhup IPDA Tri Pamungkas, S.Sos., memilih menanggalkan jarak birokratis demi mendekatkan diri dengan warga setempat.
Langkah ini diambil jajaran Polsek Laung Tuhup—di bawah naungan Polres Murung Raya—untuk memperkuat fungsi pelayanan publik lewat pendekatan dialogis secara langsung. Tanpa sekat formalitas, kegiatan silaturahmi tersebut dimanfaatkan warga untuk mencurahkan berbagai persoalan harian, mulai dari dinamika keamanan lingkungan (kamtibmas), isu sosial, hingga kendala pelayanan di tingkat lokal.
“Kami hadir bukan untuk ditakuti, tapi untuk didengar dan mendengarkan. Jangan ragu hubungi kami, sampaikan informasi apa pun. Keamanan Laung Tuhup adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar IPDA Tri Pamungkas di hadapan warga yang hadir.
Dalam forum terbuka tersebut, Tri Pamungkas menegaskan institusi kepolisian tidak dapat bekerja secara optimal tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Ia mendorong warga di wilayah berjuluk Bumi Tana Malai Tolung Lingu itu agar proaktif menyampaikan informasi, kritik, maupun potensi gangguan kamtibmas tanpa rasa canggung.
Inisiatif jemput bola ini merupakan bagian dari implementasi program Polri Presisi yang mengedepankan sisi humanis dan responsivitas aparat penegak hukum. Melalui pola komunikasi dua arah yang cair, Polsek Laung Tuhup berharap sinergi antara warga dan aparat dapat terus terjaga, sekaligus menekan potensi konflik serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah pedalaman Murung Raya tetap kondusif.
Suara Akar Rumput — Penyalur Aspirasi Melalui Informasi Publik Sesuai Juknis KIP No. 14 Tahun 2008

