
Murung Raya — LENTERAKALIMANTAN.NET Kesenjangan pembangunan antara pusat kota dan kawasan pelosok kembali menjadi sorotan utama di Kabupaten Murung Raya. Dalam kunjungan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Desa Hingan Tokung, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Sabtu (19/9/2026), Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi didesak warga terkait lambatnya perbaikan fasilitas dasar di wilayah mereka.
Dalam forum dialog tersebut, warga Desa Hingan Tokung membeberkan deretan persoalan krusial yang belum tertangani secara optimal, meliputi rusaknya infrastruktur jalan desa, terbatasnya akses air bersih, minimnya dukungan terhadap sektor pertanian, hingga kualitas layanan pendidikan dan kesehatan yang tertinggal.
Menanggapi keluhan tersebut, Rumiadi menegaskan DPRD akan mengawal seluruh usulan warga agar masuk dalam skala prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Murung Raya untuk tahun anggaran berikutnya.
“Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di ibu kota kabupaten. Pembangunan harus hadir, dirasakan, dan dinikmati hingga ke sudut-sudut desa, termasuk di Hingan Tokung ini. Setiap usulan warga akan kami kawal dan perjuangkan agar menjadi prioritas pembangunan tahun anggaran berikutnya,” ujar Rumiadi saat berbicara di hadapan warga.
Ia menambahkan, agenda serap aspirasi ini merupakan instrumen moral sekaligus kewajiban konstitusional lembaga legislatif untuk memastikan alokasi anggaran daerah tepat sasaran.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan kewajiban kami sebagai perwakilan rakyat untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan seluruh warga Desa Hingan Tokung. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat, kami bahas, dan kami perjuangkan di sidang dewan agar segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya,” tegasnya.
Pertemuan yang berlangsung di ruang aula desa ini turut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Hingan Tokung, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen pemuda setempat. DPRD berjanji akan membawa daftar kompilasi masalah ini ke meja pembahasan bersama pihak eksekutif (Pemerintah Kabupaten Murung Raya) pada rapat paripurna mendatang.
(Muslim)

