BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Dewan Pimpinan Pusat Forum Kerukunan & Pemerhati Warga Kalimantan (DPP FKPWK) dijadwalkan menggelar syukuran Milad ke-2 yang dirangkai dengan forum silaturahmi lintas organisasi kemasyarakatan (ormas) serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan. Acara ini akan berlangsung di Efa Café Coffee and Eatery, Kabupaten Banjar, pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Mengusung semangat “Tumbuh Mandiri, Bangkit Bersinergi”, momentum dua tahun berdirinya lembaga berbadan hukum Kemenkumham (Nomor AHU-0008089.AH.01.07 Tahun 2024) ini dirancang sebagai wadah penguat jejaring sosial politik dan pererat kerukunan antar elemen masyarakat di Banua.
“Dalam kesempatan berbahagia ini, kami mengundang Bapak/Ibu dan Saudara(i) di acara Syukuran Milad ke-2 DPP FKPWK sekaligus silaturahmi antar-ormas dengan Forkopimda Kalimantan Selatan,” ujar Ketua Umum DPP FKPWK, H. Rachmad Fadillah, S.H., didampingi Pembina FKPWK, Junaidi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8)
Tidak hanya sekadar seremoni dan refleksi perjalanan dua tahun organisasi, FKPWK juga memberikan panggung apresiasi Presenting Awards kepada dua figur lokal yang dinilai memberikan kontribusi menonjol di bidangnya masing-masing:
-
Muhammad Abdillah: Siswa kelas 10 SMA Negeri 12 Banjarmasin yang berhasil meraih apresiasi internasional dari lembaga antariksa Amerika Serikat, National Aeronautics and Space Administration (NASA).
-
Khairiadi Asa: Seniman dan pencipta lagu Banjar yang meraih Juara II Nasional Musicpreneur Award 2025.
Rangkaian kegiatan yang dipandu oleh Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalsel, Agus Suprapto, S.Pd., M.Med.Kom., ini diisi dengan seremoni pemotongan tumpeng, pemutaran kilas balik profil organisasi, serta penampilan hiburan dari Komunitas Wanita Cerdas Berdaya (WCB) dan pertunjukan musik akustik oleh Tomy Fals.
Melalui sinergi antara ormas, pemuda berprestasi, tokoh seni, dan jajaran Forkopimda Kalsel, FKPWK berharap forum silaturahmi ini mampu memperkokoh kerukunan warga sekaligus memicu lahirnya kolaborasi strategis bagi pembangunan Kalimantan Selatan ke depan.

