
BABJARMASIN LENTERAKALIMANTAN.NET
Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kalimantan Selatan mematangkan arah kebijakan dan strategi pengembangan sektor pariwisata serta ekonomi kreatif guna menopang percepatan pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai target 8 persen. Langkah ini diakselerasi melalui penajaman program, penguatan kelembagaan, dan penyelarasan indikator kerja dalam Rapat Tindak Lanjut Rencana Aksi 8 Persen (RA-8) di Banjarmasin, Rabu (4/11/2026).
Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady, mengungkapkan lima sasaran strategis yang dicanangkan untuk menggerakkan kontribusi pariwisata Banua. Kelima fokus tersebut mencakup peningkatan daya tarik destinasi berbasis Sapta Pesona, perluasan promosi digital, penguatan mutu SDM pariwisata, peningkatan daya saing produk ekonomi kreatif (ekraf), serta optimalisasi tata kelola kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
“Sektor pariwisata memiliki peran sentral sebagai salah satu mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan. Melalui Rapat Tindak Lanjut Rencana Aksi 8% (RA-8) ini, kita melakukan penajaman program, penguatan kapasitas internal, serta penyelarasan indikator kinerja agar seluruh intervensi program Dispar Kalsel—mulai dari penataan destinasi, promosi, hingga inkubasi ekraf—dapat berdampak langsung secara terukur terhadap peningkatan PDRB dan kesejahteraan masyarakat Banua,” tegas Iwan Fitriady, Rabu (4/11/2026).
Dispar Kalsel mengintensifkan kolaborasi lintas sektor serta penyelarasan program dari tingkat destinasi hingga inkubasi bisnis ekraf. Pendekatan terpadu ini disiapkeluarkan agar setiap kegiatan pariwisata memberikan dampak langsung terhadap pendapatan masyarakat lokal dan akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah(mckalsel/lnk).

