
PURUK CAHU — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menargetkan akses transportasi darat yang menghubungkan Kecamatan Permata Intan dan Kecamatan Sumber Barito menemui titik terang pada 2027. Proyek infrastruktur ini diproyeksikan untuk mengakhiri isolasi wilayah dan mendongkrak perekonomian masyarakat pedalaman.
“Tahun 2027, Insya Allah akan terlihat titik terang,” ujar Rumiadi di Puruk Cahu,Sabtu (07/11/26). Ia menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis tersebut.
Menurut Rumiadi, pembukaan jalur darat ini tidak hanya sekadar proyek fisik berupa jalan dan jembatan, melainkan urat nadi kehidupan bagi warga setempat. Selama ini, minimnya akses transportasi darat menjadi hambatan utama dalam mobilitas warga, distribusi logistik, hingga penanganan darurat kesehatan di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Murung Raya memprioritaskan pembangunan jalur Permata Intan–Sumber Barito karena dampaknya yang langsung menyentuh berbagai sektor esensial kehidupan masyarakat, antara lain:
-
Mobilitas dan Layanan Publik: Mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak sekolah serta mempercepat layanan darurat seperti evakuasi medis menggunakan ambulans.
-
Sektor Ekonomi dan Produktivitas: Membuka akses ke lahan-lahan pertanian dan perkebunan warga, sehingga hasil panen dapat dipasarkan secara efisien tanpa risiko membusuk di jalan.
-
Pemerataan Infrastruktur Pendukung: Membuka jalur masuk bagi jaringan kelistrikan PLN, akses telekomunikasi/internet, serta menekan disparitas harga kebutuhan pokok akibat tingginya biaya angkut.
Rumiadi menambahkan, sinergi lintas instansi—mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat—terus diperkuat guna memastikan realisasi proyek berjalan sesuai rencana.
“Semua kemudahan, akses transportasi darat adalah salah satu kunci sukses,” pungkasnya, sembari mengajak masyarakat untuk terus mengawal dan bersama-sama menantikan terwujudnya konektivitas wilayah yang adil dan merata di Kabupaten Murung Raya.
(Muslim)

