
BANJARMASIN — LENTERAKALIMANTAN.NET-
Polresta Banjarmasin memperketat pengawasan lalu lintas menyusul maraknya aksi balap liar yang meresahkan warga. Hasil pemetaan (mapping) terbaru menunjukkan bahwa mayoritas pelaku balap liar di jalanan ibu kota Kalimantan Selatan ini justru berasal dari luar daerah.
Guna meredam aksi berisiko tinggi tersebut, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Riza Muttaqin menginstruksikan strategi komprehensif yang menggabungkan edukasi publik, pemetaan titik rawan, hingga tindakan tegas di lapangan.
“Kami sudah memetakan lokasi rawan dan menyiapkan langkah pencegahan mulai dari edukasi melalui Unit Kamsel hingga penindakan hukum sebagai opsi terakhir,” ujar Riza saat memantau arus lalu lintas di Pos Batas Kota (KM 6) Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).
Temuan bahwa mayoritas joki dan penonton balap liar berasal dari luar kota didapatkan dari serapan aspirasi personel Sat Lantas Polresta Banjarmasin di lapangan. Menanggapi fakta tersebut, Riza mengarahkan jajarannya untuk memangkas pergerakan pelaku dari hulu dengan memperluas kerja sama lintas wilayah.
Polresta Banjarmasin bakal menyurati Polres tetangga di kawasan penyangga untuk menggelar razia dan edukasi serupa secara serentak. “Langkah ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kami akan berkolaborasi dengan Polres terdekat untuk menyegel ruang gerak aksi balap liar ini sejak dari daerah asal mereka,” tegas alumni Akpol 2003 tersebut.
Pendekatan preventif lintas daerah ini sejalan dengan commander’s wish yang diusung Riza, yakni “Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan”. Melalui sinergitas inter-wilayah dan kepatuhan masyarakat, kepolisian optimistis kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keselamatan berlalu lintas di Banjarmasin dapat terjaga secara berkelanjutan.











